Indonesia Kembali Berterima Kasih Sebesar-besarnya kepada China

Indonesia Kembali Berterima Kasih Sebesar-besarnya kepada China
Arsip-Indonesia kembali kedatangan vaksin COVID-19 Sinovac sebanyak 2.079.000 dosis di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pada Jumat (10/9/2021), kedatangan vaksin Sinovac tersebut diangkut menggunakan maskapai Air China dengan nomor penerbangan CA701. Foto: ANTARA/HO-infopublik.id/pri.

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia menerima dua juta vaksin Sinovac dalam tahap ke-163 yang merupakan hibah dari Pemerintah China.

"Ketibaan dua juta vaksin Sinovac di Bandara Soekarno-Hatta hari ini (21/12) merupakan dukungan kerja sama dose-sharing tahap ke-3 dari Pemerintah China," ujar Direktur Asia Timur Kementerian Luar Negeri Santo Darmosumarto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Dengan demikian, lanjut dia, total vaksin dukungan Pemerintah China yang telah tiba di Indonesia sudah mencapai empat juta dosis.

Kerja sama dose-sharing ini adalah implementasi nyata dari Kemitraan Strategis Komprehensif RI-China, terutama dalam bersama-sama menghadapi tantangan pandemi COVID-19.

Dia menegaskan, hal ini sekaligus menunjukkan dekat dan eratnya hubungan kedua negara tetangga ini, termasuk dalam upaya penanganan pandemi.

Dia menilai, kerja sama antara negara-negara di dunia sangatlah penting dalam upaya penanganan COVID-19 yang telah memakan sangat banyak korban jiwa.

"Atas hal itu, pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah China," ujar Santo.

Dia mengatakan, diplomasi vaksin bekerja untuk mengamankan kebutuhan vaksin bagi keperluan rakyat Indonesia.

Saat ini, lanjut dia, Indonesia menjadi satu dari lima negara dengan vaksinasi COVID-19 dosis lengkap yang tertinggi di dunia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News