Ini Alasan GP Ansor Batal Geruduk Markas Ahok-Djarot

Ini Alasan GP Ansor Batal Geruduk Markas Ahok-Djarot
Ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com -Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jakarta Selatan batal melakukan aksi geruduk markas Ahok-Djarot, Rumah Lembang, Jakarta, Selasa (7/2).

Pembatalan terjadi setelah mereka berkonsultasi dengan Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Selatan KH Abdul Rozak Alwi dan pihak lainnya.

Dalam pembicaraan itu, GP Ansor Jakarta Selatan menerima saran untuk tidak melakukan aksi geruduk ke Rumah Lembang.

"Setelah pimpinan cabang GP Ansor Jakarta Selatan mendengarkan nasihat dan saran dari KH Abdul Rozak Alwi selaku Ketua ‎PCNU Jakarta Selatan serta berkonsultasi dengan pimpinan wilayah GP Ansor DKI Jakarta dan pimpinan pusat GP Ansor untuk menahan diri agar tidak melakukan aksi geruduk Rumah Lembang," ‎kata Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Jakarta Selatan, Sulton Mu'minah, Selasa (7/2).

Sulton menyatakan, pimpinan cabang GP Ansor dan Banser Jakarta Selatan ‎mematuhi nasihat tersebut. "Kami patuh dan ta'dzim kepada kiai-kiai dan alim ulama NU," ucapnya.

Meski begitu, Sulton menyatakan, GP Ansor dan Banser Jakarta Selatan tidak bertanggung jawab apabila ada oknum-oknum yang ‎mencoba melakukan aksi geruduk Rumah Lembang.

"Pimpinan cabang GP Ansor dan Banser Jakarta Selatan tidak bertanggung jawab apabila ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk kembali melakukan aksi geruduk Rumah Lembang pada hari ini," ungkap Sulton.

Aksi geruduk Rumah Lembang rencananya dilakukan pada pukul 14.00 WIB. GP Ansor Jakarta Selatan menuntut Ahok agar meminta maaf secara langsung di media massa mengenai sikap yang tidak pantas kepada Rais A'am PBNU Ma'ruf Amin. (gil/jpnn)


Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jakarta Selatan batal melakukan aksi geruduk markas Ahok-Djarot, Rumah Lembang, Jakarta, Selasa (7/2).


Redaktur & Reporter : Gilang Sonar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News