Rabu, 22 November 2017 – 15:51 WIB

Ini Bahaya Merkuri bagi Ibu Hamil dan Janin

Kamis, 09 November 2017 – 04:12 WIB
Ini Bahaya Merkuri bagi Ibu Hamil dan Janin - JPNN.COM

Perempuan mengandung. Foto: thebreastcancer

jpnn.com - Merkuri merupakan logam berat yang secara alami berada di lingkungan, namun memiliki sifat toksik (racun). Jika pengunaannya tidak dikontrol, merkuri sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.

Setiap orang punya kesempatan terpapar merkuri, karena merkuri bisa masuk ke dalam tubuh melalui kulit saat menyentuh benda yang mengandung merkuri. Merkuri juga terdapat di dalam udara, sehingga bisa masuk ke dalam tubuh saat bernapas.

Ada pula beberapa makanan atau minuman yang mengandung merkuri, jadi saluran pencernaan juga rentan terpapar merkuri.

Di samping itu, saat merkuri yang tersebar di udara masuk ke dalam air laut maupun sungai, komposisi bakteri yang ada di laut berubah menjadi methlymercury (yang bersifat beracun). Biota yang ada di laut punya kemungkinan menyerap kandungan methylmercury dari makanan yang mereka makan. Merkuri juga bisa didapatkan di tanah, tanaman, atau hewan.

Lantas saat hamil, Anda bisa jadi tepapar methlymercury. Kandungan tersebut bisa masuk ke dalam tubuh, lalu menembus plasenta, kemudian masuk ke dalam peredaran darah janin. Bahkan, kandungan methlymercury di peredaran darah janin bisa jadi lebih tinggi dibandingkan di dalam tubuh ibu.

Menurut EPA (Enviromental Protection Agency), merkuri bisa menyebabkan gangguan pada janin seperti gangguan perkembangan otak janin, gangguan sistem saraf pusat, dan gangguan fungsi kognitif.

Selain itu, gangguan bicara, gangguan motorik, gangguan penglihatan, ukuran kepala mengecil, cerebral palsy, dan retardasi mental juga mungkin terjadi pada janin.

Meski risiko terpapar merkuri bisa terjadi dari konsumsi makanan laut, Anda tidak disarankan untuk menghentikan asupan makanan laut saat sedang hamil. Sebab, makanan laut mengandung nutrisi yang sangat penting untuk perkembangan janin, seperti omega-3 dan protein.

SHARES
TAGS   Merkuri Ibu Hamil
loading...
loading...
Komentar