Ini Penjelasan Kemenlu Soal WNI Diculik di Perairan Sabah Malaysia

Ini Penjelasan Kemenlu Soal WNI Diculik di Perairan Sabah Malaysia
Penculikan dan penyanderaan WNI. Foto : Ilustrasi Pixabay

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengonfirmasi lima WNI diculik di perairan Tambisan, Lahad Datu, Sabah, Malaysia.

Peristiwa penculikan tersebut terjadi pada 16 Januari pukul 20.00 waktu setempat.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah menyebut, awalnya sebuah kapal ikan milik Malaysia dengan delapan awak WNI dinyatakan menghilang di perairan Sabah. Setelah ditelusuri, hilangnya kapal berkaitan dengan aksi penculikan.

"Terkonfirmasi sebagai kasus penculikan," kata Faizasyah dalam pesan singkatnya kepada jpnn.com, Senin (20/1).

Menurut Faizasyah, tiga dari delapan WNI dilepaskan penculik. Sementara itu, lima lainnya menjadi tawanan penculik.

"Mengonfirmasi lima awak kapal WNI lainnya dibawa kelompok penculik," ucap dia.

Hanya saja, Faizasyah belum bisa menjelaskan pelaku penculikan kepada lima WNI tersebut.

Dia hanya menegaskan bahwa pemerintah sangat menyesalkan aksi penculikan kepada WNI. Terlebih, peristiwa ini bukan sekali saja terjadi.

Lima WNI diculik saat ikut berlayar di kapal ikan milik Malaysia di perairan Sabah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News