Inilah Pesan Ulama Besar Habib Saggaf Sebelum Meninggal Dunia

Inilah Pesan Ulama Besar Habib Saggaf Sebelum Meninggal Dunia
Puluhan umat Islam di Kota Palu dan sekitarnya di wilayah Sulteng mengangkat peti jenazah almarhum Habib Saggaf Bin Muhammad Aljufri, di Palu, Rabu. Foto: ANTARA/HO-Faldi Muhammad

jpnn.com, PALU - Ulama besar yang juga Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri meninggal dunia pada Selasa (3/8) sore sekitar pukul 15.50 WITA di Rumah Sakit Alkhairaat Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Berdasarkan catatan Alkhairaat, Habib Saggaf lahir di Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 17 Agustus 1937.

Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Hadianto Rasyid menyatakan bahwa dirinya akan berada di garis depan untuk menjaga Alkhairaat sepeninggal Habib Sayyid Saggaf Bin Muhammad Aljufri.

"Jangan sampai Alkhairaat sepeninggal beliau, kita bercerai berai, kita tidak saling menguatkan," ucap Wali Kota Palu Hadianto Rasyid saat menyampaikan sambutan pada pelepasan jenazah almarhum Habib Saggaf Bin Muhammad Aljufri di Palu, Rabu (4/8).

Hadianto berharap abnaul khairaat tetap saling menguatkan antara satu dengan yang lainnya, meski Habib Saggaf Bin Muhammad Aljufri telah tiada.

Wali Kota Hadianto mewakili masyarakat Kota Palu menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Habib Saggaf Bin Muhammad Aljufri, atas jasa dan kebaikan beliau.

"Bahwa kita semua tidaklah dapat membalas kebaikan yang telah diberikan almarhum kepada kita semua," ujar Wali Kota Hadianto.

Wali Kota Palu juga berharap kepada seluruh abnaul khairaat yang ditinggalkan agar dapat menjaga dengan baik dan menjalankan amanah dari Habib Saggaf Bin Muhammad Aljufri.

Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri meninggal dunia, jenazahnya dimakamkan Rabu (4/8).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News