Innalillahi, Balita Tewas Tertabrak Kereta Api di Semarang

Innalillahi, Balita Tewas Tertabrak Kereta Api di Semarang
Petugas melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan KA yang menabrak sebuah sepeda motor di perlintasan tanpa palang pintu Jalan Sadewa, Kota Semarang, Kamis. (ANTARA/HO-KAI Daop Semarang)

jpnn.com, SEMARANG - Seorang anak berusia 4 tahun tewas setelah sepeda motor yang yang dikemudikan ibu korban tertabrak kereta api (KA) Kendaraan Perawatan Jalan Rel (KPJR) di perlintasan tanpa palang pintu, Jalan Sadewa, Kota Semarang, Kamis (29/2).

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menyebut kejadian nahas di perlintasan antara Stasiun Semarang Poncol dan Jerakah tersebut bermula ketika KA KPJR melaju dari arah timur ke barat.

Sesaat sebelum tiba di lokasi, melaju sebuah sepeda motor yang dinaiki seorang perempuan dan anaknya yang masih balita.

"Motoris KA sudah membunyikan klakson, namun pengendara sepeda motor itu tetap nekat melintas," katanya.

Sepeda motor korban sendiri sempat terseret kereta yang melintas.

Ibu korban yang mengendarai sepeda motor dilaporkan mengalami luka, sedangkan anaknya yang masih berusia 4 tahun dinyatakan meninggal dunia.

Franoto mengimbau pengguna jalan untuk selalu waspada dan mengutamakan kereta api yang akan melintas.

Dia menambahkan tidak ada kerusakan terhadap KA KPJR yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Beginilah detik-detik balitas tewas setelah sepeda motor yang dikendarai ibunya tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu, Jalan Sadewa, Semarang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News