Innalillahi, Dul Meninggal Dunia dengan Mengenaskan

Innalillahi, Dul Meninggal Dunia dengan Mengenaskan
Mayat tersangka Rinto alias Dul. Foto: dokumen pribadi untuk sumeks.co

jpnn.com, OGAN KOMERING ILIR - Seorang bandit kambuhan bernama Rinto alias Dul, 26, warga Desa Cahaya Maju, Kecamatan Lempuing, meninggal dunia setelah ditembak mati polisi, Kamis (2/4) sekitar pukul 17.00 WIB.

Bandit yang sering beraksi di Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI ini terpaksa ditembak saat akan ditangkap petugas dan meninggal dalam perjalanan ke RSUD Kayuagung.

Kapolsek Lempuing AKP Darmanson SH MH mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan, Kamis (2/4) sekitar pukul 14.30 WIB mengenai keberadaan pelaku dan barang bukti. Selanjutnya pukul 17.00 WIB dilakukan penggerebekan di lokasi keberadaan pelaku.

“Saat ditangkap pelaku melawan akan menembak petugas dengan senpira,” kata Darmanson, Jumat (3/4).

Penangkapan ini berawal dari laporan Kades Cahaya Bumi yang menemukan mayat laki-laki bernama Dadang Suryadi (26), warga Desa Cahaya Bumi, Jalur 4, Kecamatan Lempuing tergeletak di pinggir jalan poros, tepatnya di belakang pos pantau kebun PT BCP Blok 9, Divisi I, Desa Dabuk Rejo. Korban tewas setelah perutnya mengalami luka tembak, Kamis (2/4) sekitar pukul 08.00 WIB.

“Kondisi mayat saat itu mengalami luka tembak di bagian perut satu lubang,” imbuhnya.

Diduga korban Dadang Suryadi menjadi korban perampokan. Hasil penyelidikan sementra menyebutkan bahwa, tersangka Rinto adalah pelakunya. Dimana sepeda motor milik korban hilang.

Pelaku merupakan residivis kasus curas dengan korban meninggal dunia juga pada 2017 silam dan sudah menjalani hukuman. Dua bulan lalu, pelaku juga melakukan curas. (uni)

Seorang bandit kambuhan bernama Rinto alias Dul, 26, warga Desa Cahaya Maju, Kecamatan Lempuing, meninggal dunia setelah ditembak mati polisi, Kamis (2/4) sekitar pukul 17.00 WIB.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News