Insiden Polsek Sinak: Ibu Korban Ikut Meninggal Setelah Memeluk Peti Anaknya

Insiden Polsek Sinak: Ibu Korban Ikut Meninggal Setelah Memeluk Peti Anaknya
Ilustrasi duka keluarga korban insiden Polsek Sinak. Foto: dok/Cendrawasih Pos

jpnn.com - PAPUA - Tragis. Insiden penyerangan markas Polsek Sinak, Puncak, Papua, Minggu (27/12) lalu masih menyisakan cerita pilu.

Usai memakan korban tewas tiga personel Polsek; Bripda Ilham, Briptu Muhamad Rasyid Ridho Matdoan, dan Bripda Muhamad Armansyah, berita duka masih menyusul Senin (28/12) malam. 

Dari salah seorang keluarga Bripda Ilham, ustaz Soleh menuturkan, ibunda almarhum Emi Suhaimi juga meninggal sekitar pukul 22.00 WIT, usai memeluk peti jenazah almarhum sang anak. 

Awalnya, sang ibu memeluk peti jenazah Ilham lalu sesak napas dan setengah tidak sadar. "Kemudian kami membawa ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong. Kami (keluarga) sepakat pemakaman dilakukan di Keerom dan telah kami sampaikan ke Kapolda Papua," kata Soleh, seperti dilansir dari NET 16, Selasa (29/12).

Ratusan pelayat pun tampak mengantar Bripda Ilham beserta Ibunda Emi Suhaimi ke tempat peristirahatan terakhir di distrik Arso Kabupaten Keerom, Papua. (adk/jpnn)

(Baca juga: Insiden Polsek Sinak: Pintu Belakang Dibuka, 25 Orang Menyerang)


PAPUA - Tragis. Insiden penyerangan markas Polsek Sinak, Puncak, Papua, Minggu (27/12) lalu masih menyisakan cerita pilu. Usai memakan korban tewas


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News