Investasi Mobnas Butuh Rp 90 Miliar

Investasi Mobnas Butuh Rp 90 Miliar
Investasi Mobnas Butuh Rp 90 Miliar
Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Budi Darmadi mengatakan pengembangan mobil nasional sudah dimulai sejak 2007 lalu. Sejumlah merek nasional tersebut di antaranya Tawon, Gea dan Kancil. Sejalan dengan dukungan terhadap mobnas, pihaknya mengupayakan agar ada investor yang tertarik dan turut mengembangkan.

"Kita sedang mencari investornya," tukasnya. Selain itu, industri komponen dalam negeri pun siap mendukung pengembangan mobnas. Budi menyebutkan, ada 900 industri untuk memenuhi kebutuhan komponen bagi produsen pengembang mobnas.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima menuturkan akan memberikan dukungan dari sisi kebijakan. Seperti, uji emisi, penerbitan dokumen kendaraan, hingga mobil tersebut nanti layak jalan. Selain itu, pihaknya juga mendorong agar pemerintah, pemda serta perbankan bisa memberikan kemudahan dan insentif pada para investor yang berminat mengembangkan mobnas

"Terkait emisi, kami akan mengundang Kementerian Perhubungan. Karena untuk emisi ada satu spesifikasi khusus. Dengan begitu, mobnas tidak terjebak pada satu masalah," tandas dia.

JAKARTA - Industri mobil nasional (mobnas) bisa melaju kencang pada tahun ini. Seperti, pengembang mobnas merek Esemka siap menginvestasikan Rp 90

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News