IPB Tak Terpengaruh Peraturan Mendikbud

IPB Tak Terpengaruh Peraturan Mendikbud
IPB Tak Terpengaruh Peraturan Mendikbud
Sedangkan IPB, imbuh Herry, sudah menjalaninya sejak dulu. Dari rata-rata 3.700-an mahasiswa per tahun, 60 persennya diperoleh dari jalur undangan. Lalu 10 persen dari jalur talenta yakni berdasarkan kemampuan kepemimpinan dan kewirausahaan, 10 persen dari beasiswa utusan daerah (BUD) yang hanya dimiliki IPB. "Barulah 20 persen kami terima dari ujian tertulis SNMPTN umum," katanya.

Terkait polemik keabsahan nilai calon mahasiswa di SMA/sederajat yang bersangkutan, Herry mengaku sudah melakukan berbagai evaluasi. Dia tak menamfik, standar nilai pada satu sekolah dengan sekolah lainnya belum tentu sama. Misal, nilai 8 yang diperoleh siswa di sekolah A, belum tentu kualitasnya sama dengan nilai 8 di sekolah B.

Maka dari itu, IPB menjadikan alumni sekolah yang bersangkutan sebagai salah satu tolak ukur. "Kita lihat prestasi kakak kelasnya selama berkuliah di IPB. Kalau nilainya anjlok, maka itu menjadi tolak ukur dan hambatan adik-adik kelasnya untuk diterima melalui jalur undangan," ujar dia.

Dari penilaian itu pula, IPB memblacklist dua sampai tiga sekolah setiap tahunnya untuk mengikuti jalur undangan. "Kami mencoret sedikitnya dua sekolah setiap tahun dan tidak bisa mengikutkan siswanya ke jalur undangan IPB," pungakasnya.(nad)

BOGOR-- Peraturan Menteri Pendidikan dan Kabudayaan  (Mendikbud) yang hanya memberlakukan jalur undangan dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News