Irjen Merdisyam Menyebut Tubuh Pelaku Bom di Gereja Katedral Makassar Hancur Lebur

Irjen Merdisyam Menyebut Tubuh Pelaku Bom di Gereja Katedral Makassar Hancur Lebur
Ledakan diduga bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3) pagi. Ilustrasi Foto: Ricardo/dok.JPNN.com

jpnn.com, MAKASSAR - Ledakan bom bunuh diri terjadi di sekitar Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, usai umat Kristiani menjalankan ibadah Minggu Palma.

Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Merdisyam langsung mengunjungi lokasi kejadian bom bunuh diri di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3) pagi.

Irjen Merdisyam memastikan korban meninggal dunia berjumlah satu orang.

"Untuk update informasinya itu, ada satu orang yang meninggal dunia dan itu adalah pelaku bom bunuh diri dan sekarang masih dalam proses identifikasi anggota," ujar Irjen Pol Merdisyam.

Kapolda mengatakan, korban bom bunuh yang meninggal dunia itu, kondisi badannya hancur dan beberapa bagian tubuhnya rusak karena ledakan.

Pelaku bom bunuh diri ini tidak sempat masuk ke dalam gereja.

Saat itu, petugas pengamanan gereja sempat menahan pelaku bom bunuh diri di pintu gerbang, saat bersamaan juga proses peribadatan sudah selesai.

"Tidak sempat masuk, karena saat itu pengamanan gereja mencurigai orang yang akan masuk gereja. Ledakannya itu di pintu gerbang dan tidak sempat masuk gereja," katanya lagi.

Bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, usai umat Kristiani menjalankan ibadah Minggu Palma.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News