Jadi Inspektur Upacara, Mendagri Soroti Beberapa Hal Penting

Jadi Inspektur Upacara, Mendagri Soroti Beberapa Hal Penting
Mendagri Tjahjo Kumolo. Foto: dok.JPNN

“Dari hasil monitoring, termasuk beberapa kali lawatan ke daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Timur, termasuk Kalimantan Timur yang akan saya kunjungi, semua meyakinkan bahwa penyerapan baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota bisa di atas 80 persen,” papar Mendagri.

Lebih lanjut, Mendagri juga mengingatkan terkait percepatan penyerapan dana desa. Apalagi, kata Mendagri, untuk tahun depan dana desa yang akan ditransfer langsung oleh Pemerintah Pusat ke desa-desa melalui pemerintah kabupaten mencapai angka Rp 40,8 triliun.

Padahal bila dilihat hingga saat ini dana desa yang baru terserap masih di bawah 40%. Untuk itu, Mendagri meminta di sisa waktu yang tinggal 3 (tiga) bulan penyerapan terus dioptimalkan. “Agar terus dimonitor terkait dana desa, agar pertumbuhan ekonomi di daerah bisa berjalan dengan baik.” tegas Mendagri.

Tidak hanya penyerapan anggaran Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, lanjut Mendagri, penyerapan Kemendagri sendiri juga masih rendah. Karenanya, Mendagri mendorong seluruh pejabat dan staf untuk memaksimalkan penyerapan anggaran.

Berdasarkan laporan dari pejabat eselon II, Mendagri optimistis penyerapan akan mencapat di atas 80%. “Untuk itu, Sekjen agar terus memantau (terkait penyerapan anggaran ini),” tambah Mendagri.

Selain itu, Mendagri juga meminta agar dipersiapkan terkait pelaksanaan penyerapan anggaran tahun 2016. Hal-hal yang bersifat rutin, ujar Mendagri, harus mulai dihilangkan. “Program kegiatan tidak harus dilakukan di Jakarta, tapi dibagi ke seluruh daerah agar merata dan bisa cepat berjalan dengan baik,” urai Mendagri.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri kembali mengingatkan tentang arti penting upacara bendera, yang di dalamnya terdapat penghormatan kepada Bendera Merah Putih, pengucapan teks Pancasila, dan pembacaan Pembukaan UUD 1945. “Agar setiap keputusan yang dibuat oleh pemeritah, khususnya Kemendagri sesuai dengan sila-sila dalam Pancasila,” jelas Mendagri.

Lebih lanjut Mendagri menjelaskan, Pembacaan Pembukaan UUD 1945 untuk mengingatkan kita bahwa inti dari Pembukaan UUD tersebut merupakan prinsip-prinsip bernegara.

MENDAGRI Tjahjo Kumolo menyoroti beberapa hal penting yang belakangan menyita perhatian masyarakat. Pertama, kata Mendagri, terkait  penguatan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News