Jalan Terjal Transformasi Sistem Pangan ke Arah Berkelanjutan

Jalan Terjal Transformasi Sistem Pangan ke Arah Berkelanjutan
Diskusi yang digelar Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) dan Capitals Coalition pada 16-18 Maret 2021. Foto: dok pribadi for JPNN

Acara ini mempertemukan perwakilan dari sektor swasta dan publik, akademisi serta masyarakat untuk memberikan masukan ke dalam draf Pedoman Operasional TEEBAgriFood.

Tujuannya agar pedoman lebih relevan dengan konteks Indonesia.

Pedoman ini dibuat berdasarkan sintesis dari pengetahuan ilmiah dan praktis mutakhir, yang memberikan acuan yang jelas dengan menyediakan para pelaku bisnis, khususnya di bidang pangan dan pertanian, alat yang dibutuhkan untuk menilai dampak dan ketergantungan mereka pada modal alam, manusia dan sosial.

Tujuan keseluruhannya adalah untuk menginformasikan bisnis dengan lebih baik sehingga mereka dapat membuat keputusan dan tindakan yang dapat memberikan manfaat untuk seluruh sistem.

Sementara itu, inisiatif TEEBAgriFood sendiri secara global diselenggarakan oleh Program Lingkungan PBB (UNEP), sementara Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bertindak sebagai pemrakarsa dan pemimpin dari sisi pemerintah untuk TEEBAgriFood di Indonesia.

Proyek TEEBAgriFood untuk bisnis berfokus pada tujuh negara mitra di seluruh dunia: Brasil, Cina, India, Indonesia, Malaysia, Meksiko, dan Thailand dan akan berjalan hingga akhir tahun 2022.

Pada hari pertama diskusi, selain CTSS IPB, hadir pula Anang Noegroho, Direktur Pangan dan Pertanian, Kementrian PPN (BAPPENAS); Dr. Rony Megawanto, Direktur Program KEHATI; Dr. Ageng Herianto, Representatif FAO Indonesia; Henriette Faergemann, European External Action Services ; serta Salman Hussain, Coordinator for The Economics of Ecosystems and Biodiversity (TEEB), UNEP.

Sementara itu, Presiden Direktur PT East West Seed Indonesia (Cap Panah Merah), Glenn Pardede mengatakan, kunci sukses bisnis pertanian adalah memastikan petani kecil mendapatkan keuntungan dan mata pencaharian yang lebih baik.

Direktur CTSS IPB University, Prof Damayanti Buchori menyampaikan, degradasi alam kini tidak lagi hanya berdampak terhadap agrobisnis dan produksi pangan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News