Jamaah Wafat Menjadi 113 Orang

Jamaah Wafat Menjadi 113 Orang
Jamaah Wafat Menjadi 113 Orang
MAKKAH - Jumlah jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia hingga hari ini sebanyak 113 orang. Satu orang jamaah, yaitu Jaeni Sanusi asal Cirebon, Jawa Barat, meninggal di Arafah sebelum wukuf berlangsung. Pria asal kloter JKS 30 itu meninggal akibat serangan jantung sesaat setelah tiba di tendanya.

 

Berdasar data sistem komputerisasi haji terpadu (siskohat) yang dilansir situs Departemen Agama (Depag) kemarin (27/11), jenazah telah dikebumikan di pemakaman Hawa. Tiga jamaah lainnya wafat pada hari Arafah. Mereka adalah Syafi'i Lahaman asal Kuantan Sengingi (Riau), Normala Bukeri asal Barito Kuala (Kalimantan Selatan), dan Murtamat Abdul Djalil asal Trenggalek, Jawa Timur.

 

Seorang petugas misi haji Indonesia juga berpulang di Makkah sehari menjelang hari Arafah. Triyono Achmad Anwar, petugas bagian perawatan mobil daerah kerja Makkah, mengembuskan napas terakhir setelah dirawat sehari di Balai Pengobatan Haji Indonesia akibat stroke.

 

Berdasar persetujuan keluarganya, Triyono yang lahir di Klaten pada 21 November 1962 dimakamkan di Syaraya, Makkah. "Saya sungguh tak menduga. Sehari sebelum dirawat, almarhum bersama saya membeli karpet. Katanya untuk oleh-oleh biar bisa berjamaah dengan istri dan anak-anak," ujar Endang Harini, rekan sesama petugas haji.

 

MAKKAH - Jumlah jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia hingga hari ini sebanyak 113 orang. Satu orang jamaah, yaitu Jaeni Sanusi asal Cirebon,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News