Pencak Silat Asian Games 2018

Jampil/Hendy Dapat Emas Setelah Latih Gerakan Baru 8 Bulan

Jampil/Hendy Dapat Emas Setelah Latih Gerakan Baru 8 Bulan
Pesilat Indonesia Hendy (kiri) dan Yola Primadona pose dengan medali emas dari nomor seni ganda putra. Foto: Arief Bagus/AFP

jpnn.com, JAKARTA - Medali emas yang disumbangkan Yola Primadona Jampil/Hendy dari nomor seni ganda putra Cabor Pencak Silat menjadi koleksi ke-14 kontingen Indonesia di Asian Games 2018.

Melihat duka saudara sebangsa di Lombok, NTB, mereka mempersembahkan emas yang didapatkan untuk para korban bencana alam Lombok.

"Tidak henti-hentinya kami berterima kasih kepada warga Indonesia. Kami persembahkan ini untuk warga Lombok karena mereka layak untuk merayakan pesta olahraga ini," ujar Yola, usai tampil.

Dia meraih emdali emas setelah mencatatkan skor tertinggi 580 poin.

Dia optimistis bahwa bisa menjadi yang terbaik di ajang ini karena sejatinya semua lawan sudah pernah dihadapinya, baik saat di kejuaraan dunia atupun di SEA Games.

Untuk itu, mereka menyiapkan variasi gerakan yang berbeda dari sebelum-sebelumnya. Dia melatih gerakan tersebut selama delapan bulan terakhir, untuk mendapatkan penampilan yang maksimal.

"Semua lawan sudah pernah kami hadapi. Mereka naikin level, kami harus naikin level juga. Jadi kami tunjukkan gerakan berbeda. Tadi itu gerakan baru dari kami. Itu gerakan versi untuk Asian Games," tandas atlet kelahiran Padang, 26 tahun silam tersebut. (dkk/jpnn)

 


Medali emas yang disumbangkan Yola Primadona Jampil/Hendy dari nomor seni ganda putra Pencak Silat menjadi koleksi ke-14 kontingen Indonesia di Asian Games.


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News