Jangan Jadikan Agama Tameng Menolak Kapolda Banten

Jangan Jadikan Agama Tameng Menolak Kapolda Banten
Ilustrasi. Foto: JPNN

Tito, sambungnya, pernah menjadi Kapolda Papua pada tahun 2012 menggantikan pejabat lama Irjen Pol Bigman Lumbang Tobing.

Papua sendiri mayoritasnya adalah nonmuslim. Namun, sama sekali tidak ada penolakan terhadap kahadiran Tito waktu itu. Karena itu, tokoh muda Tanjung Priok ini meminta Kapolri tidak terbawa arus kelompok yang menyeret-nyeret agama ke pusaran politik. 

“Isu-isu yang menyangkut agama akhir-akhir sedang marak diperbincangkan, hendaknya jangan sampai agama menjadi tameng untuk kepentingan-kepentingan politik,” sergahnya.

Dia juga meminta kepala negara tidak boleh kalah melawan kelompok sipil intoleran. Negara memiliki power untuk memaksa rakyatnya tunduk pada konstitusi Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.

“Saya tegaskan bahwa bangsa Indonesia adalah negara plural (majemuk). Mari kita merawat kemajemukan ini demi tegaknya bangsa tercinta,” pungkasnya. (jos/jpnn)


JAKARTA- Anggota Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni angkat bicara terkait maraknya isu suku, agama, ras antargolongan (SARA) yang tidak hanya menyangkut


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News