Jangan Khawatir, Stok Pangan Natal dan Tahun Baru Aman

Jangan Khawatir, Stok Pangan Natal dan Tahun Baru Aman
Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Agung Hendriadi. Foto: Elfany Kurniawan/JPNN

Untuk memotong rantai pasok, dilakukan berbagai upaya antara lain program e-Warung milik Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Rumah Pangan Kita (RPK) milik Bulog dan TTI.

"Kementan sendiri mendirikan dan membangun Toko Tani Indonesia (TTI) diseluruh Indonesia dan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di Jakarta, serta beberapa kota besar lainnya," jelas dia.

Selain memotong rantai pasok distribusi pangan, masih kata Agung, juga diberlakukan Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras.

"Implementasi HET masih diperlukan pengawalan, kecuali jika sudah ada kesadaran tinggi dari pedagang," imbuhnya.

Untuk menjamin stok pangan dan stabilitasi harga, menurut Agung, pemerintah telah melakukan beberapa kali pertemuan yang dihadiri seluruh stakeholder, termasuk pedagang.

"Kalau sudah ada jaminan dari pedagang, ini sangat membanggakan," kata Agung.

Namun demikian, ada beberapa provinsi yang perlu dilakukan pegawasan secara khusus.

Sejumlah daerah itu yakni Kalimantan Barat, Maluku, Maluku Utara, NTT, Papua, Papua Barat, Sulawesi Utara, dan Sumatera Utara.

Kementan menjamin ketersediaan bahan pangan dan harga kebutuhan pokok akan aman

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News