Jemaah Umrah Bakal Jalani Serangkaian Pemeriksaan saat Pulang dari Tanah Suci

Jemaah Umrah Bakal Jalani Serangkaian Pemeriksaan saat Pulang dari Tanah Suci
Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. Foto: Satgas Covid-19.

jpnn.com, JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 meminta jemaah umrah dari tanah suci yang tiba di Indonesia harus bersabar untuk bisa pulang ke rumah masing-masing.

Jemaah umrah akan menjalani serangkaian pemeriksaan serta karantina sebelum dikembalikan ke rumah.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, jemaah akan dikarantina di Asrama Haji Pondok Gede di Jakarta Timur.

"Apabila tes menunjukkan hasil tes yang positif (Covid-19), maka jemaah akan dirujuk ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan lebih lanjut," kata Wiku dalam konferensi pers virtual dari Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, Selasa (10/11).

"Bagi jemaah umrah dengan hasil tesnya yang negatif Covid-19, maka wajib menjalani isolasi di fasilitas kesehatan yang ditentukan pemerintah."

Penyelenggaraan ibadah umrah di Indonesia harus merujuk Keputusan Menteri Agama Nomor 719 Tahun 2020.

Regulasi ini sebagai pedoman penyelenggaraan ibadah umroh di masa pandemi Covid-19.

Dalam regulasi mengatur penyelenggara perjalan ibadah umrah, harus memperhatikan mekanisme karantina dan calon jemaah, memperhatikan kuota pemberangkatan dan pelaporan keberangkatan, kedatangan, dan kepulangan calon jemaah.

Jemaah umrah dari tanah suci yang tiba di Indonesia harus bersabar untuk bisa pulang ke rumah masing-masing, karena harus melalui serangkaian pemeriksaan sambil menjalani karantina.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News