Jembatan Gantung Dibiarkan Rusak

Jembatan Gantung Dibiarkan Rusak
Salah seorang pengendara sepeda motor berupaya melintasi jembatan penghubung dua desa di wilayah Kecamatan Barus dan Andam Dewi yang sudah rusak hampir enam tahun lamanya. Foto: ist
Di tempat yang sama, Nurhayati Simbolon, warga Desa Sitiristiris yang masih duduk di bangku kelas III SMA membenarkan kondisi jembatan yang rusak tersebut sembari mengisahkan seorang temannya yang terjatuh dari jembatan ketika hendak berangkat sekolah.

“Secara tak sengaja, saat kejadian itu kaki teman saya memijak lantai jembatan yang sudah lapuk. Seketika itu juga teman saya tersebut terjatuh, beruntung dia tidak mengalami luka parah,” bebernya lantas menambahkan, para pengguna sepedamotor maupun warga pejalan kaki lainnya juga sudah banyak yang tercebur ke sungai Aek Sirahar ketika berupaya menyeberang lewat jembatan itu.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Kinali, Rahmi br Simamora ketika dikonfirmasi tidak membantah kejadian yang menimpa warga desa itu. “Benar, sudah banyak warga yang terjatuh ketika melewati jembatan itu tapi mudah-mudahan belum ada korban jiwa atau warga yang meninggal dunia,” katanya.

Dia juga mengungkapkan, jembatan itu merupakan akses utama bagi masyarakat petani dan nelayan di dua desa yakni, Desa Kinali dan Desa Sitiristiris . Jembatan tersebut sangat vital sebagai urat nadi perekonomian dalam mengangkut hasil pertanian warga seperti padi, kelapa dan ikan.

TAPTENG – Satu unit jembatan gantung yang menghubungkan dua desa yakni Desa Sitiristiris, Kecamatan Andam Dewi dan Desa Kinali, Kecamatan Barus,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News