Jenderal Andika Buat Gebrakan Soal Tes Keperawanan, Mantap!

Jenderal Andika Buat Gebrakan Soal Tes Keperawanan, Mantap!
Ilustrasi - Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid. Foto: Ricardo/jpnn.com

Meutya juga mengungkapkan, penghapusan tes keperawanan ini sesuai dengan seruan WHO pada November 2014.

WHO ketika itu menyatakan tidak ada tempat bagi tes keperawanan yang tidak memiliki validitas ilmiah yang cenderung merendahkan martabat perempuan sekaligus diskriminatif.

Meski demikian, Meutya dapat menerima jika TNI AD melakukan pemeriksaan penyakit yang ada pada alat kelamin.

Karena prajurit harus memiliki kesehatan yang prima.

Meskipun demikian, tes yang sama itu juga harus berlaku bagi calon prajurit laki-laki.

"Soal himen atau selaput dara. Tadinya merupakan satu penilaian. Himennya utuh, himen 'ruptured' (robek) sebagian, atau 'ruptured' sampai habis."

"Sekarang tidak ada lagi penilaian itu," kata Jenderal Andika dalam keterangan persnya melalui video di Jakarta, Rabu (11/8).(Antara/jpnn)

Jenderal Andika Perkasa membuar sebuah gebrakan soal tes keperawanan dalam seleksi calon Korps Wanita TNI AD (Kowad).


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News