Jenderal Listyo Tawarkan Anak Prajurit Awak Nanggala 402 jadi Polisi

Jenderal Listyo Tawarkan Anak Prajurit Awak Nanggala 402 jadi Polisi
Cica Yuemi (kiri) mendapatkan penguatan dari rekannya, Senin (26/4). Penguatan itu dilakukan setelah suaminya gugur dalam tugasnya di KRI Nanggala 402. Foto: Arry Saputra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menggelar upacara penganugerahan tanda kehormatan dan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) terhadap prajurit awak KRI Nanggala 402 di Hanggar Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/4).

Dalam upacara itu, turut hadir Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan sejumlah perwira tinggi TNI-Polri.

Usai upacara, Listyo menyempatkan diri untuk mendatangi satu per satu para keluarga atau perwakilan dari awak KRI Nanggala 402. Hal itu dilakukan untuk memberikan kekuatan dan dukungan moral.

Sebagai bentuk penghormatan, Listyo menawarkan kepada anak-anak dari keluarga prajurit awak Nanggala 402 untuk bergabung menjadi aparat kepolisian.

"Kepada bapak dan ibu yang mempunyai putra-putri yang akan mengabdi di kepolisian, akan difasilitasi," ujar Listyo.

Mantan Kapolda Banten itu menambahkan, seluruh keluarga awak Nanggala 402 merupakan bagian dari Polri. Sebab itu, diharapkan keluarga tidak perlu sungkan untuk menyampaikan hal-hal yang perlu dibantu oleh aparat kepolisian.

"Kalau ada permasalahan atau kesulitan berkaitan dengan surat-surat yang diperlukan akan dibantu, sampaikan saja saya dari keluarga besar Kapal Nanggala 402, seperti surat kehilangan, STNK, dan lainnya," ujar Listyo.

Kapal selam KRI Nanggala 402 yang membawa 53 awak kapal dinyatakan tenggelam di perairan utara Pulau Bali.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menawarkan kepada anak prajurit yang gugur dalam insiden KRI Nanggala 402 menjadi polisi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News