Jepang Segera Dibuka untuk Turis Asing, Pelemahan Yen Diharapkan Jadi Daya Tarik

Jepang Segera Dibuka untuk Turis Asing, Pelemahan Yen Diharapkan Jadi Daya Tarik
Arsip - Seorang penarik becak memotret penumpangnya di distrik Asakusa di tengah wabah COVID-19 di Tokyo, Jepang, 25 Maret 2020. ANTARA/REUTERS/Ju-min Park/as

Menteri Pariwisata Jepang Tetsuo Saito menyebut langkah pembukaan kembali perbatasan sebagai “hari penting bagi industri pariwisata” karena Jepang “tidak lagi mengharuskan pengunjung untuk mendapatkan visa jika mereka adalah warga negara dari negara yang dengannya Jepang memiliki perjanjian pengabaian sebelum pandemi.”

Jepang memiliki perjanjian bebas visa dengan sekitar 69 negara dan wilayah.

Sekitar 32 juta wisatawan mengunjungi Jepang setiap tahun hingga 2019.

Kasus pertama COVID-19 dilaporkan pada Desember 2019, dan pandemi global diumumkan beberapa minggu kemudian pada awal 2020.

Untuk membendung penyebaran infeksi COVID-19, Jepang pertama-tama menutup perbatasan untuk perjalanan internasional dan kemudian membatasi kedatangan setiap hari.

Negara itu juga melarang perjalanan individu dan yang tidak diatur sebelumnya.

Pemerintah Jepang juga telah mengumumkan menyediakan sabun untuk wisatawan domestik sementara agen perjalanan telah meyakinkan untuk "secara menyeluruh menerapkan langkah-langkah terhadap infeksi sehingga orang-orang dapat menikmati perjalanan." (ant/dil/jpnn)

Jepang bakal segera membuka perbatasannya untuk turis asing. Apa hubungannya dengan pelemahan nilai yen?


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News