Jepang Segera Dibuka untuk Turis Asing, Pelemahan Yen Diharapkan Jadi Daya Tarik

Jepang Segera Dibuka untuk Turis Asing, Pelemahan Yen Diharapkan Jadi Daya Tarik
Arsip - Seorang penarik becak memotret penumpangnya di distrik Asakusa di tengah wabah COVID-19 di Tokyo, Jepang, 25 Maret 2020. ANTARA/REUTERS/Ju-min Park/as

jpnn.com, TOKYO - Jepang membuka kembali perbatasan dan menghapus semua pembatasan terkait COVID-19 untuk masuk ke negara itu.

Pada Selasa, pemerintah Jepang mencabut hampir semua pembatasan setelah hampir dua setengah tahun pandemi, di tengah berkurangnya pendapatan pariwisata yang memukul keras para pedagang.

Juru bicara pemerintah Jepang Hirokazu Matsuno mengatakan pelonggaran kontrol perbatasan bertujuan untuk lebih memfasilitasi pertukaran internasional antara Jepang dengan negara-negara lain, sambil berupaya mengambil keuntungan dari lemahnya mata uang yen.

Pembukaan kembali perbatasan juga akan bermanfaat untuk kegiatan sosial ekonomi Jepang.

“Melalui langkah-langkah ini, kami berharap dapat mempromosikan perjalanan wisatawan baik domestik maupun internasional dan membantu menghidupkan kembali permintaan yang terdampak pandemi dan merevitalisasi daerah-daerah,” kata Matsuno dalam konferensi pers di Tokyo.

Semua provinsi di Jepang, kecuali Tokyo, akan mencabut langkah-langkah pengendalian pandemi.

Sementara Tokyo yang sangat terpukul oleh virus corona, akan menerapkan langkah-langkah baru pada 20 Oktober 2022.

Jumlah wisatawan yang bepergian ke Jepang turun menjadi 169.800 pengunjung pada Agustus, dari sekitar 2 juta pengunjung setiap bulan selama periode sebelum pandemi.

Jepang bakal segera membuka perbatasannya untuk turis asing. Apa hubungannya dengan pelemahan nilai yen?

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News