Jokowi Kerap Difitnah, Deddy PDIP Sebut 2 Partai Drama Murah
“Tudingan-tudingan yang disampaikan kedua partai itu merupakan racun bagi demokrasi. Sebab, politik adalah masalah persepsi, dan persepsi bagi masyarakat awam cenderung dianggap realita. Janganlah bermain fitnah dan insinuasi, itu dosa dari sisi agama, dan politik kotor yang merusak peradaban politik,” ungkap Deddy.
Menurut Deddy, Istana dan Jokowi memang harus merespons tudingan dan fitnah tidak berdasar yang dilontarkan di ruang publik. Sebab, jika tidak maka publik akan menganggap semua itu benar belaka.
“Sebaiknya Demokrat dan PKS memperbaiki cara berpolitiknya agar lebih elegan dan positif. Ini era medsos di mana semua orang bisa mengawasi dan melaporkan segala sesuatu yang terjadi hingga ke daerah pelosok. Kecurangan dan intervensi pemilu seperti yang terjadi di masa Pemilu 2004 dan 2009 apalagi zaman Orde Baru hampir tidak punya ruang sama sekali,” pungkas Deddy Yevri Sitorus. (boy/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Politikus PDIP Deddy Yevri Sitorus menganggap Jokowi kerap difitnah. Dia lalu menyebut dua partai memainkan drama murah.
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi
- Datang Bersama Kaesang, Jokowi Disambut Hangat di Acara Khitanan Anak KH Busthomi
- Jokowi Hadiri Acara Khitanan Anak KH Busthomi di Yayasan Padepokan Anti-Galau
- Golkar Tetap Bareng Prabowo di 2029, Jokowi Sulit Bermanuver
- Prabowo Bisa Diadang 4 Poros di Pilpres 2029, Ada Solo hingga Cikeas
- Gus Alex Minta Jokowi Dihadirkan di Sidang Korupsi Kuota Haji
- Video Jokowi Diputar saat Sidang Korupsi Kuota Haji, Dito Ariotedjo Jadi Saksi
JPNN.com




