Jokowi Tekankan Pentingnya Infrastruktur di KTT APEC 2018

Jokowi Tekankan Pentingnya Infrastruktur di KTT APEC 2018
Presiden Joko Widodo berbincang-bincang di sela KTT APEC 2018, Port Moresbey, Papua Nugini. Foto: Biro Pers

Selain ekonomi digital dan ekonomi maritim, Presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi juga mengusulkan isu pariwisata dan lifestyle dapat masuk agenda APEC pasca-Bogor.

Selanjutnya, Indonesia menyampaikan dukungan terhadap integrasi ekonomi regional melalui fokus pada perdagangan multilateral dan proses menuju Free Trade Area of the Asia Pacific (FTAAP) yang inklusif dan berkeadilan.

APEC memainkan peran penting sebagai inkubator gagasan baru dan sebagai pemandu jalan.

"Presiden mengatakan Indonesia berkomitmen untuk mencapai Bogor Goals 2020 dan mendukung penyusunan visi APEC pasca-2020," sebut Rerno.

Terakhir, Retno menuturkan bahwa perbedaan posisi antara AS dan Tiongkok mengenai multilateral trading system (MTS) sangatlah besar. Beberapa negara, termasuk Indonesia, mencoba untuk menjembatani perbedaan tersebut. Namun sayang sekali, perbedaan posisi kedua negara terlalu besar dan sulit untuk dijembatani sampai akhir pertemuan.

"Jadi dari tadi pagi kita berusaha untuk menjembatani berbagai macam pembicaraan, tetapi tampaknya perbedaan itu belum dapat dijembatani sampai saat menjelang penutupan Pertemuan. Oleh karena itu, Ketua APEC (PNG) yang akan merefleksikan situasi pertemuan tersebut," tandasnya.(fat/jpnn)


Hari terakhir Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2018, di Papua Nugini, Minggu (18/11), Presiden Joko Widodo jadi pembicara


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News