Jual Miras Oplosan, AR Untung Rp 800 Ribu per Hari

Jual Miras Oplosan, AR Untung Rp 800 Ribu per Hari
Miras oplosan yang berhasil disita. Foto: goBekasi

jpnn.com, BEKASI - Penjual minuman keras oplosan di Tambun, AR membeberkan racikan miras yang kerap dia buat.

AR mengoplos miras di warungnya, dengan air galon kemudian dicampur dengan kuku bima, alkohol dan sirup rasa jeruk.

“Takarannya 96 dengan harga alkohol per paket Rp 10 ribu dijual untuk anak muda,” ucap AR.

AR juga membuat minuman keras oplosan dalam sehari sebanyak 20 liter.

“Dalam sehari bisa dapat Rp 800 ribu. Dan paling rameai pada malam Minggu,” pungkasnya.

Bersama RS, T, AS, SM dan SR. AR dijerat Pasal 137 Ayat 1 Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2013 juncto Pasal 204 Ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara atau denda Rp 10 miliar.

Adapun, barang bukti yang disita yaitu, 16 bungkus plastik minuman beralkohol oplosan jenis gingseng, 3 galon minuman beralkohol oplosan jenis gingseng, 40 bungkus kantong plastik bening berisikan oplosan miras jenis gingseng.

"Kemudian 29 bungkus kantong plastik bening berisikan oplosan miras jenis gingseng, 18 botol ukuran 1,5 liter minuman beralkohol oplosan jenis gingseng,” jelas Kasatres Narkoba AKBP Ahmad Fanani. (dam/gob)


AR membuat minuman keras oplosan dalam sehari sebanyak 20 liter. Biasanya dagangannya laris manis saat malam minggu.


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News