Kakek 98 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari Jambi, Basarnas Bergerak

Kakek 98 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari Jambi, Basarnas Bergerak
Tim SAR Pos Bungo saat hendek menuju lokali tenggelamnya seorang kakek berusa lanjut 98 tabun saat mencari bambu yang terjatuh dari perahu dan tenggelam di Sungai batanghari, Jambi.(ANTARA/HO/Humas Basarnas Jambi)

jpnn.com - JAMBI - Seorang kakek berusia 98 tahun bernama Dahlan terjatuh dan tenggelam saat mencari bambu di Sungai Batanghari, Kabupaten Merangin, Jambi, Sabtu (22/7) petang. Sampai saat ini, Basarnas Jambi masih terus melakukan pencarian terhadap korban.

“Tim SAR gabungan Basarnas, TNI-Polri, dan pihak terkait lainnya dari Kabupaten Merangin, sampai saat ini masih terus melakukan pencarian terhadap kakek yang tenggelam saat mencari bambu di pinggiran sungai,” kata Kepala Basarnas Jambi Kornelis di Jambi Minggu (23/7).

Dia menjelaskan bahwa Dahlan pada pukul 14.00 WIB, Sabtu (22/7) menggunakan perahu kecil hendak mengambil bambu yang hanyut di sungai. Namun, saat melintas di bawah jembatan Desa Jelatang, korban yang ingin mengambil bambu itu, terjatuh dan hanyut terbawa arus sungai deras.  Menurut saksi yang mencoba menolongnya, korban sempat teriak minta tolong.

Namun, saat saksi ingin menggapai korban sudah tidak terlihat dan hanyut.

Setelah mengetahui hal tersebut, Tim Basarnas menugaskan Pos SAR Bungo untuk lokasi kejadian dengan menggunakan rescue truck dan membawa peralatan, seperti rubber boat, aqua eyes, peralatan water rescue, peralatan evakuasi.

Sementara itu, tempat lainnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jumat (21/7), ada nelayan bernama Yani Ros (35), yang terempas ombak tinggi tenggelam di Perairan Kuala Tungkal dan sampai hari kedua pencarian belum ditemukan.

Kornelis mengatakan pencarian hari kedua ini, Tim SAR gabungan memperluas area pencarian di sekitaran lokasi hingga radius 40 NM. Dia berharap dengan diperluasnya area pencarian, korban dapat segera ditemukan.

Adapun peralatan yang dipakai Tim SAR diantaranya milik Basarnas Jambi, Polairud Polda Jambi, Polresta Tanjabar, TNI AL, dan kapal kapal nelayan. (antara/jpnn)

Kakek 98 tahun terjatuh dan tenggelam saat mencari bambu di Sungai Batanghari. Basarnas terus bergerak melakukan pencarian korban.


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News