Kalah di Final Tokyo 2020, Begini Pengakuan Ganda Putri China Soal Kualitas Greysia/Apriyani

Senin, 02 Agustus 2021 – 15:56 WIB
Kalah di Final Tokyo 2020, Begini Pengakuan Ganda Putri China Soal Kualitas Greysia/Apriyani
Pasangan ganda putri China Cheng Qinchen (kiri) dan Jia Yi Fan dalam sebuah laga di Olimpiade Tokyo 2020. Foto: (Xinhua News Agency/Guo Chen)

jpnn.com, TOKYO - Ganda putri China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan gagal membawa pulang medali emas dari nomor beregu putri cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020 usai kalah dari pasangan Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Berlaga di Musashino Forest Sport Plaza Tokyo pada Senin (2/8) WIB, Chen/Jia kalah dengan skor 19-21 dan 15-21 atas lawannya itu dalam waktu 57 menit.

Usai laga, Jia Yi Fan mengaku sedikit gugup berlaga di partai final perdana mereka pada gelaran Olimpiade.

Menurutnya, permainan mereka pada laga ini tidak sebaik pasangan Greysia/Apriyani yang berhasil meraih kemenangan. Setelah kekalahan ini, pasangan unggulan nomor dua tersebut mengaku belajar banyak dari pasangan ganda putri Indonesia.

“Saya akui ini pertama kalinya kami tampil di Olimpiade, jadi kami sedikit gugup. Kami akui kami tidak sebaik mereka (Greysia Polii/Apriyani Rahayu), kami perlu belajar banyak dari mereka. Lawan di final lebih banyak berpengalaman." ungkap Jia Yi dalam laman resmi BWF.

Seusai tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Jia Yi Fan mengaku termotivasi untuk tampil lebih baik lagi dan menatap berbagai gelaran berikutnya termasuk kembali tampil di ajang Olimpiade Paris 2024.

“Dalam bermain kami sering kali berteriak, itu adalah cara kami mendapat kepercayaan diri kembali. Tolong percaya kepada kami, setelah ini kami ingin fokus supaya bisa kembali tampil di Olimpiade Paris 2024,” tambah Jia.

Kekalahan ini membuat China gagal menambah medali emas mereka usai sebelumnya telah mengoleksi dua medali emas dari sektor ganda campuran dan tunggal putri.

SPONSORED CONTENT

loading...