KAMI Lihat Bangsa Ini Sedang Sakit

KAMI Lihat Bangsa Ini Sedang Sakit
KAMI menggelar deklarasi di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa (18/8). Foto: Ricardo/JPNN

"Gerakan KAMI menjadi penting. Karena bagaimanapun pemerintah butuh kritik. Saat ini tak ada lagi check and balance di parlemen," katanya.

Oleh karena itu, lanjut Ujang, KAMI menjadi gerakan yang penting di saat ini, dan efeknya bisa akan banyak lagi gerakan-gerakan yang berani untuk mengkritik pemerintah.

Lantas apakah jika ada upaya penggembosan kepada KAMI akan berhasil, mengingatkan banyak tokoh besar di dalamnya?

Ujang mengatakan pada dasarnya, adanya KAMI itu bisa dianggap mengganggu pemerintah. "Jadi penggembosan dan pembusukan akan jalan. Gembosinya kan bisa satu-satu, hingga semuanya," kata dia.

Namun, Ujang yakin bila gerakannya murni dan mendapat dukungan rakyat, maka makin di tekan, bisa kian besar. Hal itu juga pernah diungkap oleh salah satu Deklarator KAMI Prof Din Syamsuddin.

Din mengingatkan jangan sampai ada langkah-langkah represif terhadap KAMI. Menurut dia, kalau disikapi secara represif oleh pihak yang merasa punya kekuatan dan kekuatan, maka KAMI justru akan mengencangkan gerakan.

“Itu dapat saya pastikan. Saya yang berada di sini akan mendorong kawan-kawan bahwa tidak ada titik kembali, tidak ada titik menyerah,” kata Din, Sabtu (15/8) lalu. (boy/jpnn) 

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

Kemunculan KAMI ke permukaan karena melihat bangsa ini sedang sakit dan harus dikembalikan ke jalur yang benar.


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News