Kartu JKN Palsu Beredar, Warga Diminta Jangan Urus Lewat Calo

Kartu JKN Palsu Beredar, Warga Diminta Jangan Urus Lewat Calo
Ilustrasi. Foto: Dokumen JPNN

"Nanti dicek sama petugas BPJS yang ada di rumah sakit, kalau pembayarannya menunggak sampai kartunya tidak aktif, pemilik kartu harus segera mengurus pembayarannya," tuturnya.

Pembayaran pun hanya bisa dilakukan di bank, Indomaret dan pihak lain yang telah bekerjasama dengan pihaknya.

"Perlu diperhatikan, setiap transaksi pembayaran ada virtual account (VA), jadi pemilik kartu harus menyimpan VA baik-baik sebagai bukti setor," tegasnya.

Lanjutnya, untuk mengajak warga Bengkulu memiliki kartu JKN selama ini, pihaknya melakukan edukasi dan sosialisasi di tempat-tempat yang telah ditentukan, bukan mendatangi rumah-rumah warga. 

"Sosialiasai pun hanya sebatas memperkenalkan atau menjelaskan mekanisme saja. Jika warga ingin mendaftar langsung ke kantor layanan operasional kabupaten/kota atau ke bank yang  telah bekerjasama dengan kita yaitu Bank Mandiri, BRI dan BNI," paparnya lagi. 

Ia mengimbau, warga Bengkulu yang belum menjadi peserta JKN dan berminat mendaftar agar segera datang ke kantor layanan operasional kabupaten/kota atau menghubungi hotline BPJS Kesehatan di 1500400.

"Jika ada oknum yang mengatasnamakan pihak kita dengan datang langsung ke rumah tanpa menunjukkan identitas yang jelas, jangan dilayani. Jangan sampai warga Bengkulu menjadi korban kartu JKN palsu selanjutnya, kita akan perketat pengawasan peredaran kartu JKN ini," demikian Mairiyanto. (cw4)/ray/jpnn)

BENGKULU - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bengkulu, Mairiyanto SE MM mengimbau agar masyarakat Bengkulu untuk


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News