Kasus Official Loli Candy's Group, Begini Langkah KPAI

Kasus Official Loli Candy's Group, Begini Langkah KPAI
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan Case Conference terkait penanganan kasus cyber pornografi Official Loli Candy's Group pada media sosial Facebook di kantor KPAI, Menteng, Jakarta, Selasa (21/3). FOTO: Gilang/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan melakukan pemanggilan terhadap Facebook. Hal ini terkait dengan kasus cyber pornografi pada grup Facebook 'Official Loli Candy's Group'.

"Dalam waktu dekat, akan ada pemanggilan secara khusus kepada Facebook untuk diajak diskusi sebagai bentuk tanggung jawab penyelenggaraan perlindungan anak," kata Ketua KPAI Asrorun Niam Sholeh usai case conference di kantor KPAI, Menteng, Jakarta, Selasa (21/3).

Case Conference itu diselenggarakan terkait penanganan kasus Cyber Pornografi 'Official Loli Candy's Group' pada Facebook. Case Conference itu diikuti oleh KPAI, Kementerian Sosial, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan LPA Indonesia.

"Kami, khususnya KPAI meminta adanya tanggung jawab penyedia platform, dalam hal ini Facebook sebagai rumah Loli Candy's Group," ucap Asrorun.

Asrorun berharap, Facebook tidak lepas tangan. Salah satunya dengan memastikan menjaga keamanan siapa pun penggunanya.

Dia menambahkan, Facebook harus membentuk semacam patroli internal guna memastikan konten yang ada di dalamnya terbebas dari hal-hal yang bertentangan hukum.

"Kalau ini terus berulang, di situ ada pembiaran dan itu ada konsekuensi hukum di dalam Undang-undang Perlindungan Anak," ucap Asrorun.(gil/jpnn)


Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan melakukan pemanggilan terhadap Facebook. Hal ini terkait dengan kasus cyber pornografi pada grup Facebook


Redaktur & Reporter : Gilang Sonar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News