Kata Menteri Stabil, Rakyat Masih Menjerit

Kata Menteri Stabil, Rakyat Masih Menjerit
TINJAU - Seiring momentum Ramadan dengan harga-harga yang terus melambung, banyak pejabat pemerintah rajin menggelar sidak ke pasar-pasar tradisional, seperti yang dilakukan Wali Kota Tarakan (kanan), beberapa hari lalu. Foto: Anthon Joy/Radar Tarakan.
Hal tersebut seperti dikatakan Herman (41), salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Petisah. "Kami dibatasi dalam membeli daging sapi, yakni hanya dua ekor per pedagang. Ini bisa menjadikan harga daging menjadi naik. Karena pembatasan stok pembelian, jadinya kami menjual juga akan terbatasi," ujar Herman.

Hanya saja soal penjatahan itu, langsung dibantah oleh Hatta Radjasa. "Tidak ada pembatasan. Kalau pedagang ingin pedagang beli banyak, silakan. Tidak ada kebijakan tersebut," tukasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun di Pasar Petisah, Medan, harga beras tercatat masih mengalami kenaikan. Saat ini, harganya berada di kisaran Rp 6.000-8.000 perkilogram. Begitu juga dengan minyak goreng, yang masih di harga Rp 8.000-9.500. Sedangkan harga cabe merah yang sebelumnya sempat mencapai Rp 40 ribu, kini mulai kembali normal menjadi Rp 20 ribu perkilogram. (min/ito/jpnn)

MEDAN - Pemerintah mengaku berencana melakukan stabilisasi harga untuk sejumlah kebutuhan pokok yang cenderung terus meningkat selama bulan puasa.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News