Kebijakan Era SBY Dicabut, PM Kishida Sebut Jokowi Bangkitkan Semangat Warga Jepang

Kebijakan Era SBY Dicabut, PM Kishida Sebut Jokowi Bangkitkan Semangat Warga Jepang
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana melakukan kunjungan kehormatan kepada Kaisar Jepang Naruhito dan Permaisuri Masako, Rabu (27/7) sore. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

jpnn.com, TOKYO - Presiden Indonesia Joko Widodo telah mencabut semua pembatasan impor untuk produk makanan Jepang yang dilakukan pemerintah era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akibat krisis nuklir pada 2011 silam.

Pencabutan pembatasan produk makanan dari tujuh prefektur itu dapat menyemangati warga di daerah yang terkena bencana, jelas Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida di Tokyo, Rabu.

Kishida menyambut baik pencabutan pembatasan impor produk makanan dari Jepang oleh Indonesia.

Dalam jumpa pers gabungan usai pertemuan dengan Jokowi di Tokyo, Kishida mengatakan Jepang dan Indonesia menegaskan kembali kerja sama untuk mewujudkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Jepang juga berjanji untuk membantu lebih lanjut memperkuat keamanan maritim di kawasan.

"Saya berharap kerja sama keamanan bilateral, termasuk pertukaran pertahanan, akan semakin maju," kata Kishida menambahkan Angkatan Darat Bela Diri Jepang dijadwalkan turut dalam latihan gabungan multinasional di Indonesia pada Agustus untuk pertama kalinya.

Jokowi, pada perjalanan kedua dari kunjungan ke tiga negara, mengatakan dia meminta Jepang untuk mempermudah atau menghapus tarif yang diberlakukan kepada ikan tuna, nanas dan pisang dari Indonesia.

Presiden Jokowi juga menyampaikan bela sungkawa atas kematian mantan perdana menteri Shinzo Abe yang ditembak pada awal Juli. Jokowi mengatakan bahwa Abe membantu meningkatkan hubungan bilateral menjadi kemitraan strategis.

Selain itu karena Indonesia akan memimpin KTT G20 di Bali pada November, Kishida dan Jokowi sepakat untuk bekerja sama dengan erat.

PM Jepang Fumio Kishida menyebut keputusan Jokowi mencabut kebijakan impor era SBY akan berdampak positif terhadap warganya

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News