Kecewa sama Bima Arya, Mahasiswa Segel Balai Kota Bogor

Kecewa sama Bima Arya, Mahasiswa Segel Balai Kota Bogor
Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Balai Kota Bogor, Rabu (17/7). Foto: Nelvi/Radar Bogor

jpnn.com, BOGOR - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Bogor Raya menggelar unjuk rasa di depan kantor Balai Kota Bogor, Rabu (17/7).

Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan mereka terhadap kinerja pemerintahan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Dalam aksinya itu, mahasiswa melakukan teaterikal dengan memasang spanduk bertuliskan 'Kantor Ini Disegel Oleh Mahasiswa!!'.

Koordinator BEM se-Bogor Raya, Muhammad Abdul Muktar mengatakan, jelang 100 hari kerja Bima - Dedie A Rachim, masih banyak pekerjaan dan program pemerintahan Kota Bogor yang belum mampu mereka tuntaskan.

“Ini adalah bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap kinerja pemerintah, kami merasa pemerintah terlalu sibuk dengan citra sehingga lupa akan tugas dan fungsinya,” ujar Abdul kepada Radar Bogor.

BACA JUGA: Wali Kota Bogor Bima Arya Bongkar Kecurangan PPDB Sistem Zonasi

Kesibukan Pemkot Bogor akan citranya itu, kata dia, membuat tanggung jawab kepada masyarakat banyak yang belum terselesaikan. Baik dari sisi ekonomi, transportasi, infrastruktur dan lainnya.

“Kami melihat di media sosial, media online atau koran bahwa Pemerintah Kota Bogor mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat ataupun provinsi akan tetapi kami melihat fakta di lapangan ternyata masih banyak masyarakat yang terlunta-lunta masuk rumah sakit. Itu sebetulnya hal yang lebih bersifat substansi dibanding eksis, berfoto dengan pejabat tinggi daerah, lalu mendapat apresiasi,” ujarnya. (gal/pkl6/pkl7/c)


Mahasiswa yang berunjuk rasa menilai pemerintahan Bima Arya - Dedie A Rachim terlalu sibuk dengan citra sehingga lupa akan tugas dan fungsinya.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News