JPNN.com

Kekayaan Alam Indonesia Akan Dipamerkan di Pameran Kehati Nusantara Expo 2019

Jumat, 18 Oktober 2019 – 19:43 WIB Kekayaan Alam Indonesia Akan Dipamerkan di Pameran Kehati Nusantara Expo 2019 - JPNN.com
Technical Meeting Kehati Expo 2019. Foto : Humas KLHK

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggelar technical meeting Pameran Keanekaragaman Hayati Nusantara Expo 2019 yang akan diselenggarakan pada 8 November – 8 Desember 2019 di Lapangan Banteng, Jakarta.

Penyelenggaraan kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) yang diperingati setiap 5 November.

Pameran Keanekaragaman Hayati Nusantara Expo Tahun 2019 akan mengangkat tema Membangun Generasi Millenial Cinta Puspa dan Satwa Nasional untuk Indonesia Unggul.

Kegiatan ini akan dikuti oleh instansi pemerintah pusat dan  daerah (provinsi dan kabupaten/ Kota), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Swasta, UKM Penangkaran Satwa dan UKM Pembibitan Tanaman, dan Civil Society Organization (CSO).

Menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat KLHK Djati Witjaksono Hadi yang diwakili Kepala Bagian Penyajian dan Pelayanan Informasi Publik Nuke Mukitania Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki sejumlah ekosistem unik dengan keragaman spesies yang melimpah.

Di antaranya lebih dari 25.000 jenis tumbuhan bunga, 500 jenis mamalia, 600 jenis reptil, 1.500 jenis burung, 270 jenis amphibi dan lebih dari 2.500 jenis ikan serta keanekaragaman lainnya.

"Kekayaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggungjawab dari kita semua untuk terus menjaga dan melestarikan keragaman serta habitatnya. Pada peringatan HCPSN Tahun 2019, telah diusulkan ikon satwa yaitu Burung Isapmadu Rote (Myzomela irianawidodoae), dan untuk ikon puspa yaitu Saninten (Castanopsis argentea)," ujar Nuke.

Dia mengatakan Ikon Puspa dan Satwa ini diusulkan untuk lebih memperkenalkan serta mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati sebagi aset dan dijaga dari kepunahan di habitat aslinya di alam Indonesia.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...