Kemarau Panjang, Kementan Bantu Petani Dengan Pompa Air

Kemarau Panjang, Kementan Bantu Petani Dengan Pompa Air
Ilustrasi pompa air untuk mengairi sawah. Foto: Kementan

jpnn.com - Kemarau panjang yang tengah berlangsung membuat sejumlah petani kesulitan dalam hal perairan untuk pertanian. Salah satunya di Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Jambi terdapat areal pengembangan hortikultura.

Di sana terdapat lima hektare lahan sayuran yang dibuka sejak 2016. Lahan yang ada di Desa Tenam berpotensi untuk ditanami kangkung, terong, gambas, pare, dan aneka sayuran lainnya guna memenuhi kebutuhan sayuran lokal. Selain sayuran, petani di wilayah tersebut juga menanam buah semangka.

Untuk bisa mengantisipasi kekeringan di sana, Kementerian Pertanian (Kementan) telah memberikan bantuan berupa mesin pompa air.

Ketua Kelompok Tani Sekar Taji Desa Tenam, Kecamatan Muara Bulian, Tasnipul Abdi, mengucapkan terima kasih kepada Kementan atas bantuan pompa air melalui program Antisipasi Dampak Perubahan Iklim (DPI).

Tasnipul menambahkan, pihaknya akan segera memasang pompa tersebut berikut selang atau pipa air. Pompa tersebut merupakan bantuan Ditjen Hortikultura guna menangani kekeringan. Terdapat 20 unit pompa air yang disebar ke 20 propinsi sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Alhamdulillah sumber air yang berada di lokasi tersebut tidak pernah surut walaupun pada saat kemarau. Iklim dan kondisi tanah wilayah Desa Tenam sangat cocok untuk ditanami berbagai macam tanaman sayuran,” ujarnya sebagaiman rilis yang disebarkan Kementan, Rabu (14/8).

BACA JUGA: Menggalakkan Beras Organik, Kementan Wujudkan 1.000 Desa Mandiri

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini tidak terlepas dari peran aktif Balai Penelitian Tanaman Pangan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Jambi dalam kegiatan pembinaan dan pengawalan kepada para petani.

Kemarau panjang yang tengah berlangsung membuat sejumlah petani kesulitan dalam hal perairan untuk pertanian. Salah satunya di Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Jamb

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News