Kemenangan Obama Bikin Ekapatriat AS Nyaman

Kemenangan Obama Bikin Ekapatriat AS Nyaman
Kemenangan Obama Bikin Ekapatriat AS Nyaman
WINA – Kemenangan Barack Obama dalam pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) menghadirkan kebahagiaan bagi kaum ekspatriat. Kumpulan warga AS yang bekerja dan menetap di luar negeri itu menjadi lebih diterima oleh masyarakat sekitarnya.

Perubahan itu sangat dirasakan oleh ekspatriat AS yang berada di Eropa. Maklum, belakangan, seiring makin tidak populernya kebijakan Perang Iraq George W. Bush di benua tertua itu, warga AS yang berada di sana pun ikut menjadi sasaran kekesalan. ”Tapi, tiba-tiba semuanya menjadi sangat berbeda. Seorang gadis Austria yang tidak saya kenal mencium saya, hanya karena saya orang Amerika,” papar William J. Kole.

Reporter The Associated Press (AP) itu mengatakan bahwa perubahan tersebut terjadi beberapa jam setelah kemenangan Barack Obama diumumkan. ”Saya rasa, pada hari itu, kita semua adalah warga Amerika,” tuturnya. Kemenangan Obama, menghapuskan kebencian warga Eropa terhadap AS. Kole menyebut kelahiran presiden kulit hitam pertama AS itu sebagai akhir jalan berliku hubungan Eropa dan Negeri Paman Sam tersebut.

Hal tersebut tidak hanya dialami Kole, tapi juga ekspatriat AS lain yang tidak tinggal di Eropa. Ekspatriat di Mesir dan Jordania juga mengalaminya. ”Rekan saya di Kairo tiba-tiba didatangi sekelompok pemuda yang langsung berteriak, ’Hore Amerika!’ Rekan saya langsung terkejut,” papar Kole. Kisah senada dialami rekan Kole yang bekerja dan menetap di Amman.

WINA – Kemenangan Barack Obama dalam pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) menghadirkan kebahagiaan bagi kaum ekspatriat. Kumpulan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News