Kemendikbud Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Tewasnya Siswi SMKN 3 Psp

Kemendikbud Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Tewasnya Siswi SMKN 3 Psp
Jenazah Amel Nasution disambut tangis keluarga. foto: metrotabagsel/JPG

“Ayahnya sudah lapor polisi, biar nanti tim bekerja dengan detail. Ada penegak hukum juga dan dinas di provinsi,” tegasnya.

Dia mengakui USBN lebih rentan untuk bocor karena diselenggarakan oleh guru dan pihak sekolah. Namun dia berjanji ke depan akan lebih tegas dalam membahas sistem penyelenggaraan USBN.

“Beda dengan UN yang diawasi dan dilaksanakan nasional, langsung dari kami,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Amel Nasution tewas setelah dirawat selama sembilan hari di rumah sakit, tepatnya Senin (10/4).

Amel minum racun rumput diduga kuat pascadiancam oknum guru yang tak senang dengan aksi Amel menulis kecurangan di Facebook.

Selain Amel, dua orang rekannya juga ditakuti dengan ancaman dipenjara 4 tahun dan denda Rp750 juta, apabila tidak menghapus status di media sosial yang mengungkap bahwa oknum guru telah memberikan kunci jawaban ke siswa peserta ujian yang memiliki hubungan darah dengan guru tersebut. (cr1)


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah menyorot kasus tewasnya Amelya Nasution usai menenggak racun rumput, diduga setelah diintimasi


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News