Kemendikbud Stop UKG Di Lokasi yang Ngadat

Syawal Gultom: Guru Peserta UKG Tidak Perlu Datang ke TUK yang Macet

Kemendikbud Stop UKG Di Lokasi yang Ngadat
Kemendikbud Stop UKG Di Lokasi yang Ngadat
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya kuwalahan dengan banyaknya lokasi uji kompetensi guru (UKG) yang macet. Mereka menetapkan tempat uji kompetensi (TUK) UKG yang kerap rewel untuk distop. Sementara untuk TUK yang lancar ujian dijalankan terus.

Pernyataan sikap dari Kemendikbud tadi disampaikan oleh jajaran Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDM-PMP). Kepala BPSDMP-PMP Syawal Gultom di Jakarta kemarin (2/8) menuturkan, UKG di tempat ujian yang bermasalah ditunda ke tahap kedua yang dijalankan mulai 2 Oktober nanti.

"Sudah kita keluarkan pengumuman, guru peserta UKG tidak perlu hadir di TUK yang ngadat. Sehingga kegiatan mengajarnya tidak terganggu," kata mantan rector Universitas Medan (Unimed) itu. Di saat terus munculnya kabar TUK yang macet, Gultom masih optimis UKG berjalan lancar untuk tahap kedua nanti.

Diantara laporan TUK yang macet muncul hampir di seluruh pelosok Pulau Jawa. Selain itu juga muncul di beberapa lokasi di Pulau Kalimantan dan Sulawesi. "Pengumuman penghentian hanya melingkupi satuan unit TUK yang macet saja. Tidak berlaku menyeluruh satu kabupaten, kota, atau bahkan provinsi.

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya kuwalahan dengan banyaknya lokasi uji kompetensi guru (UKG) yang macet. Mereka

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News