Kemenhub Rekomendasikan Perubahan Status 8 Bandara Internasional

Kemenhub Rekomendasikan Perubahan Status 8 Bandara Internasional
Sejumlah warga mengamati pesawat yang mendarat di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung. Foto: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menuturkan penurunan kunjungan wisman di semester I-2020 sudah terjadi sejak Februari 2020 atau sejak pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia.

Jumlah wisman yang datang ke Bandung, Jawa Barat melalui penerbangan, misalnya, terancam menurun karena hilangnya penerbangan langsung dari negara asal wisman ke Bandung.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisman ke Jawa Barat melalui Bandara Husein Sastranegara pada semester I-2020 (Januari-Juni) hanya mencapai 30.230 orang atau menurun 59% dari 75.849 orang pada periode yang sama tahun lalu.

Bandung merupakan salah satu destinasi Indonesia yang paling digemari pelancong asal Malaysia. Wisman Malaysia gemar berbelanja produk fesyen di Pasar Baru, Bandung yang lokasinya tak jauh dari Bandara Husein Sastranegara.

Ditambah lagi, adanya penerbangan langsung dari kota-kota Malaysia ke Bandung semakin meningkatkan kunjungan turis negara jiran ini untuk berwisata ke Bandung. Terlebih, waktu tempuh dari Malaysia ke Bandung pun relatif singkat, yakni sekitar 2 jam saja.

Sepanjang 2019, wisman yang paling banyak berkunjung ke Bandung tercatat berasal dari Malaysia dengan 78.968 orang, kemudian Singapura dengan 21.920 orang, India 2.019 orang, Tiongkok 1.640 orang, dan Jepang 1.631 orang.

Penurunan jumlah wisman tersebut diprediksi semakin memburuk apabila Bandara Husein tidak lagi berstatus internasional, sebab tidak ada lagi penerbangan langsung dari negara asal wisman ke Bandung. (dil/jpnn)

Sebanyak delapan bandar udara internasional diketahui telah diusulkan untuk berubah status penggunaannya menjadi bandar udara domestik


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News