Kemenko Perekonomian Tata Ekosistem Logistik lewat NLE

Kemenko Perekonomian Tata Ekosistem Logistik lewat NLE
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menyatakan bahwa capaian tersebut ditunjukkan dengan pertumbuhan ekonomi pada Q1-2023 yang sebesar 5,03 persen. Foto: dok Kemenko Perekonomian

Sedangkan indikator penilaian yang menjadi kontrol pemerintah seperti efisiensi proses clearance oleh Lembaga Pengendali Perbatasan dan kualitas infrastruktur pendukung menunjukkan kinerja yang baik.

Kemenko Perekonomian menilai perlu dilakukan upaya penataan ekosistem logistik melalui penerapan National Logistics Ecosystem (NLE).

NLE merupakan kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak berkaitan dengan arus logistik barang, sistem perbankan, sistem transportasi pergudangan, dan entitas-entitas lainnya yang termasuk di dalam NLE.

NLE, kata dia, telah diimplementasikan secara bertahap hingga 46 pelabuhan pada 2023.

Penerapan NLE tersebut didasarkan pada empat pilar utama yakni perbaikan layanan pemerintah di bidang logstik melalui simplifikasi proses bisnis berbasis elektronik, kolaborasi sistem layanan logistik antarpelaku kegiatan logistik, kemudahan dan fasilitasi pembayaran antar pelaku usaha terkait proses logistik, dan penataan sistem dan tata ruang kepelabuhanan serta jalur distribusi.

Susiwijono mengatakan penerapan NLE ini menjadi salah satu inisiatif pemerintah di bidang logistik yang bisa menjangkau berbagai indikator di LPI tadi.

"Kalau NLE ini bisa 100 persem kita mandatorikan dan bisa efektif, mudah-mudahan bisa memperbaiki keenam indikator LPI tadi,” pungkas Sesmenko Susiwijono.

Selain itu, pemerintah juga terus melakukan upaya lain untuk meningkatkan kinerja LPI Indonesia melalui berbagai kebijakan mulai dari menyelesaikan tindak lanjut hasil Rakortas Menteri terkait NLE.

Sektor logistik sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional. Kinerja sektor logistik tersebut ditunjukkan oleh capaian Logistics Performance Index

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News