Kementan Gandeng Pos Indonesia untuk Perkuat Lalu Lintas Ekspor Pertanian

Kementan Gandeng Pos Indonesia untuk Perkuat Lalu Lintas Ekspor Pertanian
PT Pos Indonesia melakukan kerja sama dengan Kementan. Foto: dok Kementan

jpnn.com, BADUNG - Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng PT Pos Indonesia untuk memperkuat lalu lintas ekspor terutama di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Pusat Kepatuhan, Kerjasama dan Informasi Perkarantinaan Kementan Junaidi mengatakan upaya itu sebagai salah satu implementasi arahan Mentan SYL dalam peningkatan ekspor sekaligus memperluas dan meningkatkan lalu lintas ekspor pertanian di pasar global.

Menurut dia kegiatan tersebut harus ditingkatan, karena akan memberi manfaat kepada seluruh khalayak terkhusus kepada para petani dalam arti luas.

"Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam peningkatan ekspor seperti program Gratieks," ungkap Junaidi seusai menghadiri acara Tani On Stage (TOS) di Kantor Pusat PT. Pos Indonesia - Bandung, Jumat (4/2).

Dia menambahkan kerja sama tersebut juga ditandai dengan melepas ekspor komoditas pertanian asal Provinsi Jawa Barat senilai Rp 33,8 miliar melalui jasa pengiriman pos.

Junaidi menuturkan jaringan PT Pos Indonesia bisa mendukung peningkatan ekspor pertanian, dan memudahkan masyarakat awam serta pelaku bisnis untuk memindahkan hewan, tumbuhan, dan produknya dari satu area ke area lain.

"Di masa pandemi, ekspor pertanian kita tetap berjalan dan bertumbuh, hal ini didorong oleh program pertanian baik on-farm maupun off-farm, serta kemudahan ekspor, salah satunya melalui jasa pengiriman pos” ungkapnya.

Direktur Kelembagaan PT Pos Indonesia (Persero) Nezar Patria menyebut pihaknya memiliki inovasi layanan berupa Pos Aja!.

Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng PT Pos Indonesia untuk memperkuat lalu lintas ekspor terutama di tengah pandemi Covid-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News