Kementerian ATR/BPN Bangun Sumur Resapan Guna Mencegah Banjir

Kementerian ATR/BPN Bangun Sumur Resapan Guna Mencegah Banjir
Menteri ATR/BPN Sofyan A Djalil bersama Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia saat meninjau pembangunan sumur resapan di Kantor PPSDM Cikeas, Minggu (8/11). Foto: Humas Kementerian ATR/BPN.

jpnn.com, CIKEAS - Kementerian ATR/BPN sebagai pengampu tata ruang menginisiasi pembangunan sumur-sumur resapan di ruang terbuka di lingkungan perkantorannya.

Menurut Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil, upaya tersebut dilakukan sesuai amanah Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).

"Ini adalah bentuk fungsi sosial dari tanah, ada di dalam Undang-Undang Pokok Agraria," ucap Sofyan Djalil saat penutupan Hantaru 2020 di Kompleks PPSDM, Cikeas, Bogor, Minggu (08/11).

Pada kesempatan ini Menteri ATR/Kepala BPN meninjau 11 sumur resapan yang dibangun pada kompleks PPSDM.

"Ini adalah pilot project. Semoga ke depan semakin banyak, sehingga run off water semakin kecil," ucap Menteri asal Aceh Timur ini.

Sofyan menjelaskan, semakin kecil air yang langsung mengalir ke sungai merupakan salah satu upaya pengendalian banjir. Apalagi Jabodetabekpunjur merupakan wilayah yang tidak luput dari bencana banjir setiap tahunnya.

Pembangunan proyek percontohan sumur resapan ini mendapat apresiasi dari Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Ketua Komisi II DPR RI.

"Harus menjadi program kita semua, tidak hanya membicarakan tata ruang, namun juga dampak lingkungan ketika kita hidup pada tanah dan ruang tersebut," kata Doli.

Kementerian ATR/BPN juga membuka donasi dari masyarakat untuk membangun 1.000 sumur resapan pencegah banjir.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News