Kementerian PUPR Percepat Perbaikan Drainase Jalan Akses Area Bandara Juanda Surabaya

Jumat, 30 April 2021 – 22:06 WIB
Kementerian PUPR Percepat Perbaikan Drainase Jalan Akses Area Bandara Juanda Surabaya - JPNN.com
Pekerja program padat karya tunai (PKT) dilibatkan oleh Kementerian PUPR dalam revitalisasi drainase jalan nasional. Foto dok Kementerian PUPR

jpnn.com, SURABAYA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur - Bali  menyelesaikan penanganan Drainase Akses Jalan Bandara Juanda Surabaya.

Hal ini dilakukan untuk mengatasi genangan air di musim hujan dan memperlancar arus lalulintas menuju Bandara Juanda Surabaya.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja mengatakan, penanganan drainase pada jalan akses menuju Bandara Juanda Surabaya merupakan jalan nasional di bawah tanggung jawab BBPJN Jawa Timur - Bali.

Meski begitu masih perlu bersinergi dengan pemangku kepentingan lainnya agar lebih cepat dan tuntas.

"Penanganan drainase jalan akses bandara tersebut sangat penting karena menghubungkan objek vital dan strategis. Kami pastikan akses menuju bandara ini tidak tergenang air," kata Endra saat meninjau penanganan drainase jalan akses menuju Bandara Juanda.

Menurut  Juru Bicara Kementerian PUPR ini, dari hasil peninjauan, air yang masuk ke saluran drainase baik sisi kiri maupun kanan jalan bukan hanya dari jalan saja tetapi juga dari permukiman warga dan sawah-sawah.

"Artinya ke depan harus melihat lagi masterplannya untuk di integrasikan, baik dari pihak pengelola Bandara Juanda, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, BBWS Brantas, dan BBPJN Jatim-Bali untuk duduk bersama menyelesaikan pekerjaan lanjutan. Penanganan drainase ini sudah dikerjakan, namun harus dilihat kembali jika nanti hujan datang masih terjadi banjir atau tidak," terang Endra.

Endra menambahkan, penanganan drainase akses jalan Bandara Juanda telah dilakukan sejak 18 Agustus 2020 oleh kontraktor  pelaksana PT Cempaka Mas Sejati dengan anggaran sebesar Rp62 miliar dari APBN 2020.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...