Kementerian PUPR Siapkan Strategi Khusus Mempercepat Pembangunan Rumah Masyarakat

Kementerian PUPR Siapkan Strategi Khusus Mempercepat Pembangunan Rumah Masyarakat
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto saat memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Kegiatan Tahun Anggaran 2023 dan Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Tahun Anggaran 2024 dan Manajemen Risiko Ditjen Perumahan Kementerian PUPR di Tangerang, Senin (27/11). Foto: Dokumentasi Humas Kementerian PUPR

jpnn.com, TANGERANG - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan akan mempercepat pelaksanaan pembangunan perumahan bagi masyarakat menjelang akhir tahun 2023.

Selain itu, Ditjen Perumahan Kementerian PUPR juga melaksanakan optimalisasi dan penajaman anggaran untuk pelaksanaan kegiatan untuk 2024 mendatang.

"Kami akan terus berupaya menyelesaikan tugas pembangunan perumahan untuk masyarakat bisa secepatnya. Apalagi waktu pelaksanaan kegiatan 2023 akan segera berakhir," kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto dalam keterangannya, Selasa (28/11).

Dirjen Iwan menyampaikan hal tersebut saat memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Kegiatan Tahun Anggaran 2023 dan Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Tahun Anggaran 2024 dan Manajemen Risiko Ditjen Perumahan Kementerian PUPR di Tangerang, Senin (27/11).

Dirjen Iwan menerangkan berdasarkan hasil evaluasi capaian dan kinerja penyelenggaraan perumahan tahun 2023, dari status e-Monitoring per 26 November 2023, jumlah realisasi keuangan bidang perumahan terus meningkat.

Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan mitra kerja untuk mendoronh kinerja penyelenggaraan rumah susun, rumah khusus, rumah swadaya dan PSU perumahan.

"Kami juga mencatat realisasi kegiatan fisik padat karya, yakni pelibatan masyarakat melalui BSPS untuk mengurangi rumah tidak layak huni sebanyak 150.380 unit rumah dengan progress keuangan 98,43 persen dan fisik 99,97 persen," papar Dirjen Iwan.

Lebih lanjut Dirjen Iwan menyampaikan bahwa Direktorat Jenderal Perumahan juga ikut memberikan dukungan infrastruktur dasar IKN Nusantara, antara lain pembangunan Rusun Pekerja IKN sebanyak 22 tower atau 1.072 unit telah mencapai progress keuangan 99,99 persen dan fisik 100 persen.

Menjelang akhir tahun, Kementerian PUPR menyiapkan strategi khusus mempercepat pembangunan rumah masyarakat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News