Kenali Ciri-Ciri Kasur Sudah Tidak Layak Pakai dan Harus Diganti

Kenali Ciri-Ciri Kasur Sudah Tidak Layak Pakai dan Harus Diganti
Kenali Ciri-Ciri Kasur Sudah Tidak Layak Pakai dan Harus Diganti. Foto: dok Tote Bed

jpnn.com, JAKARTA - Kasur memiliki usia pemakaian. Jadi, jangan pernah berpikir kasur yang biasa kita tiduri, baik itu berbentuk spring bed atau kasur lateks, dapat kita pergunakan untuk selamanya.

Umumnya usia pemakaian kasur itu antara 8 – 10 tahun, setelah itu harus diganti yang baru. Menurut National Sleep Foundation, kasur harus diganti minimal 5 tahun sekali agar tidak mengalami masalah.

Kasur yang usianya sudah terlalu tua akan mengalami kerusakan, seperti bahan yang mulai lapuk atau pegas tidak lagi berfungsi dengan baik sehingga mengubah topologi tempat tidur.

Mengenali kasur yang mulai rusak karena melebihi uia pemakaian sebenarnya tidaklah sulit, yaitu ketika kita mulai merasakan ketidaknyaman saat kita tidur karena bentuk kasur yang berubah.

Ciri-ciri kasur yang sebenarnya sudah tidak layak pakai di antaranya adalah terlihat usang, kerap mengeluarkan bunyi derit, berbau tak sedap, tubuh terasa nyeri jika bangun tidur, ada tungau debu, dan reaksi alergi atau gejala asma.

Nah, dalam memilih kasur pun harus teliti agar tahan lama. Tote Bed, merek kasur ini memberikan garansi 15 tahun untuk kekuatan pada pegasnya.

Selain itu, kasur ini menggunakan material terbaik untuk semua tipe kasurnya, seperti menggunakan pocket spring.

Keunggulan dari pocket spring adalah dapat menopang beban dari setiap bagian tubuh dan juga dapat meminimalisir efek guncangan dari pergerakan teman tidur. 

Berikut ini ciri-ciri kasur sudah tidak layak pakai dan harus segera diganti. Simak selengkapnya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News