Kesaksian Jafar soal Kejadian di Pos Satpam, 20 Meter dari Rumah Ferdy Sambo, Hmmm

Kesaksian Jafar soal Kejadian di Pos Satpam, 20 Meter dari Rumah Ferdy Sambo, Hmmm
Tampak depan ruang kontrol CCTV di pos satpam Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, sekitar 20 meter dari rumah Irjen Ferdy Sambo. Foto: Mercurius Thomos Mone/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA SELATAN - Masalah Closed Circuit Television (CCTV) di Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, yang merupakan lokasi rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, masuk dalam daftar kejanggalan kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir J, Jumat (8/7) sekitar pukul 17.00 WIB.

Pasalnya, sehari setelah kejadian nahas itu polisi mengganti decoder CCTV yang dipasang di pos satpam perumahan itu.

Jafar, anggota Satuan Pengamanan (Satpam) di kompleks perumahan tersebut, membenarkan kabar decoder CCTV diganti polisi sehari sesudah peristiwa baku tembak yang menewaskan Brigadir Polisi Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

"Iya, penyidik yang ganti (decoder CCTV, red)," ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (15/7).

Dia bercerita, perangkat untuk penyimpanan rekaman video dari CCTV itu diambil penyidik pada Sabtu (9/7) sore.

Ruang kontrol CCTV tersebut berada di pos satpam yang terletak sekitar 20 meter dari rumah Irjen Ferdy Sambo.

Jafar mengatakan, saat polisi mengganti decoder CCTV, dia enggan nimbrung.

"Cuma kan orang lagi banyak ya, saya tidak berani ke dalam (ruang kontrol CCTV, red) ," ungkap personel satpam itu.

Jafar memberikan kesaksian soal kejadian di Pos Satpam yang lokasinya sekitar 20 meter dari rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Mungkin Anda sudah tak kaget.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News