JPNN.com

Ketahuilah, Ini Manfaat Puasa untuk Kesehatan

Selasa, 21 Mei 2019 – 07:23 WIB Ketahuilah, Ini Manfaat Puasa untuk Kesehatan - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Bulan suci Ramadan menjadi momentum yang sangat dinantikan bagi umat muslim di seluruh penjuru dunia.

Bagi seorang muslim, mempersiapkan diri secara kesehatan menjadi hal utama yang harus diperhatikan, mengingat selama satu bulan tubuh ini akan menahan rasa haus dan lapar.

Mungkin sebagian dari kita hanya mengetahui, ibadah puasa yang kita jalani selama satu bulan lamanya ini merupakan bentuk keimanan dan takwa sebagai muslim dalam menjalani Rukun Islam ke-4 tersebut.

BACA JUGA: Kubu Jokowi Ingatkan Aksi 22 Mei 2019 Bisa Batalkan Puasa

Tapi tahukah Anda? Di lihat dari sisi kesehatan, kegiatan puasa justru akan meningkatkan kesehatan kita, dan menjauhkan kita dari penyakit-penyakit yang berbahaya.

Di luar bulan suci, banyak orang - Muslim dan non-Muslin - memilih untuk memasukkan puasa ke dalam kehidupan sehari-hari mereka sebagai sarana untuk meningkatkan kesehatan mereka, menurunkan berat badan, dan meningkatkan fungsi otak mereka.

Berikut ini beberapa manfaat puasa untuk kesehatan.

1. Membantu penurunan berat badan

Sebuah tim peneliti di University of Texas baru-baru ini melakukan penelitian tentang puasa intermiten, dan menemukan bahwa puasa yang dibatasi waktu, baik melalui periode dengan sedikit atau tanpa makanan mampu mengurangi peradangan, meningkatkan lemak darah dan membantu penurunan berat badan.

Peserta tidak mengurangi jumlah total kalori mereka - hanya kerangka waktu di mana mereka mengonsumsinya.

"Selama berpuasa, sel-sel ditekan dan ini bisa membantu menurunkan berat badan karena lemak digunakan sebagai sumber energi," kata ahli diet klinis, Archana Baju dari Burjeel Hospital, Abu Dhabi, seperti dilansir laman Thenational, Senin (13/5).

Ini membantu menjaga kadar gula dan kolesterol darah.

2. Mengatur kembali metabolisme Anda

Puasa selama bulan Ramadan juga memberi orang kesempatan untuk mengatur ulang metabolisme mereka, memaksa tubuh untuk bekerja lebih keras selama berjam-jam tanpa makanan dan minuman, serta menggunakan sumber lemak.

Jika orang berbuka puasa dengan makanan sehat dan bergizi saat tubuh paling membutuhkannya, dan memilih pilihan sehat, karbohidrat-berat untuk sahur- makanan sebelum fajar maka hal itu akan mengatur metabolisme sepanjang hari untuk mendapatkan nutrisi paling banyak dari makanan yang dikonsumsi, dan hal ini pada gilirannya akan meningkatkan level energi.

3. Berpuasa juga bisa berdampak positif pada produktivitas otak

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti AS menemukan bahwa puasa mendorong otak kita ke dalam keadaan stres, menyebabkannya menghasilkan protein yang dikenal sebagai faktor neurotropik yang diturunkan dari otak - atau BDNF - yang membantu mempromosikan peremajaan sel induk otak.

Studi AS lainnya, yang dilakukan oleh National Institute of Aging, menemukan bahwa puasa bisa mengurangi dampak pada timbulnya penyakit Alzheimer dan Parkinson.

Meskipun puasa menjadi pusat perhatian selama Ramadhan, puasa tidak hanya eksklusif untuk bulan suci Ramadhan saja.

Banyak Muslim yang taat memilih untuk berpuasa setiap hari Senin dan Kamis, seperti yang direkomendasikan oleh Nabi Muhammad SAW, dan pada Hari Arafah sebelum Idul Adha.(fny/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...