Ketua MPR Optimistis Pemulihan Perekonomian Indonesia Akan Membaik

Ketua MPR Optimistis Pemulihan Perekonomian Indonesia Akan Membaik
Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet. Foto: Ricardo/JPNN.com

"Hasil survei Bloomberg menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat resiko resesi yang kecil, hanya 3 persen, sangat jauh jika dibandingkan dengan rata-rata negara Amerika dan Eropa (40 hingga 55 persen) ataupun negara Asia Pasifik (pada rentang antara 20 hingga 25 persen)," jelas Bamsoet.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan, dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, proyeksi IMF, PDB negara-negara ASEAN pada 2025 akan mencapai 5,2 triliun US dollar.

Dari besaran angka itu, Indonesia memiliki kontribusi sebesar 1,63 triliun US dollar, atau yang terbesar di antara negara ASEAN lainnya.

IMF juga memprediksikan bahwa ASEAN akan menjadi pasar terbesar ke-4 di dunia pada 2030.

"Merujuk pada data Survei Konsumen Bank Indonesia, tercatat Indeks Keyakinan Konsumen pada Juli 2022 mencapai 123,2, atau berada dalam zona optimistis, raihan indeks di atas 100," terang Bamsoet.

Dia menambahkan, posisi Indonesia yang saat ini menjadi pengampu Presidensi G20 juga harus bisa memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional.

Menurut kalkulasi, gelaran G20 di Indonesia diharapkan mampu memberikan kontribusi sebesar 533 juta US dollar bagi PDB nasional, meningkatkan konsumsi domestik hingga Rp 1,7 triliun, mendorong terciptanya 600 ribu hingga 700 ribu lapangan kerja baru, dan menyerap 33.000 tenaga kerja di sektor UMKM.

"Berbagai faktor tersebut juga didukung tingkat capaian vaksinasi Covid-19 di tanah air, yang per 25 Agustus 2022 mencapai lebih dari 86 persen untuk dosis pertama, dan sekitar 73 persen untuk dosis kedua," pungkas Bamsoet. (jpnn)


Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengungkapkan proses pemulihan perekonomian yang berjalan sejak 2021, cukup memberikan dampak positif.


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News