Ketua Pansus RUU Terorisme Dikritik Politikus PDIP

Ketua Pansus RUU Terorisme Dikritik Politikus PDIP
Anggota Komisi I DPR dari PDI Perjuangan Charles Honoris. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Charles Honoris mengatakan lambatnya pembahasan Revisi Undang-Undang Terorisme disebabkan oleh Ketua Pansus RUU antiterorisme DPR Muhammad Syafi'i.

Dilihat dari komposisi pimpinan pansus, Charles berpandangan dengan diketuai Romo Syafi'i yang memiliki pemikiran kontraproduktif, sehingga sedikit banyak akan berpengaruh pada pembahasan di DPR.

"Romo Syafi'i yang menjadi ketua pansus statemen kontraproduktif. Saya ingat saat kunjungan pansus ke Poso, ketua pansusnya menyampaikan sebetulnya yang teroris di sini bukan Santoso, tapi polisi yang teroris," ujar Charles mengulang pernyataan M Syafi'i, Kamis (1/6) di Jakarta.

Bahkan politikus PDI Perjuangan ini menilai bahwa M Syafi'i selaku pimpinan pansus justru mengglorifikasi (memuliakan) Santoso.

Dia khawatir jika ideologi Syafi'i lebih dekat dengan pemikiran pelaku teror dibanding dibanding sebagai ketua pansus RUU antiterorisme.

Karena itu Charles menyampaikan permintaan maaf bila pembahasan RUU antiterorisme belum bisa tuntas secepat harapan masyarakat.

"Saya mohon maaf sebagai wakil rakyat karena DPR belum bisa memenuhi harapan publik terkait pembahasan RUU Terorisme, sehingga terkesan agak lambat," tambah dia.(fat/jpnn)


Anggota Komisi I DPR Charles Honoris mengatakan lambatnya pembahasan Revisi Undang-Undang Terorisme disebabkan oleh Ketua Pansus RUU antiterorisme


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News